Loading...

Belajar Merelakan Itu Harus Dimulai Dengan Belajar Menerima Kenyataan


Coba ikhlasin aja apa yang sudah membuatmu patah hati, abila itu tentang cinta yang menyakitkan, maafkanlah segala yang pernah ditorehkannya, maka pasti merelakan itu akan mudah sekali dilakukan.
Belajarlah merelakan masa lalu dengan terus percaya ketentuan Allah lah yang terbaik. Lalu, belajarlah menerima kenyataan yang ada dengan penuh rasa syukur.
Karena akan sangat sulit untukmu bisa melupakan masa yang telah lalu bila saja kamu tidak pernah mau belajar untuk bisa menghargai apa yang telah kamu miliki saat ini.
Sebab, jika kamu pandai menghargai apa yang telah Allah anugerahkan saat ini dengan penuh rasa ikhlas, tentu meski ingatan masa lalu sering muncul, tidak akan pernah berpengaruh lagi pada ketenangan hati.
Karena akan sangat sulit bagimu untuk merasakan kebahagiaan, bila saja rasa benci, dendam, dan kutukan seringkali menghiasi keadaan hati.
Belajarlah ikhlas, karena dengan ikhlas maka semuanya akan menjadi mudah bagimu untuk merasa bahagia, dan menyambut masa depanmu dengan penuh arti.
Bila dipikir dalam keadaan sadar dan tidak dengan emosi, untuk apa masih mengingat rasa sakit yang dibuatnya, sedangkan perbuatannya itu sudah Allah catat dengan sempurna.
Jadi daripada terus menerus terpaku pada masalalu, belajarlah untuk tenang dan yakini saja bahwa segala sesuatunya adalah sebuah pelajaran hidup yang Allah tuliskan, bukan sebuah kenangan pahit.
Karena kunci memulai kebahagiaan baru adalah lupakan yang terjadi, maafkanlah yang menyakiti, dan yakinlah bahwa ganti yang Allah akan berikan pasti lebih baik.
Pokoknya dikala hati meradang bila ingat akan masalalu, cepat-cepatlah sadarkan dengan terus mensyukuri segalanya dengan penuh ikhlas.
Jangan sampai kamu terus menerus mengeluhkannya, karena daripada sibuk dengan eluhan mending sibuk bersyukur.
Ingat, Allah akan menganugerahkan lebih kepadamu, apapun itu bila kamu pandai melatih hatimu dengan syukur.
Dan karena hal terpenting yang harus dilatih dalam hati untuk bisa merelakan dan menerima kenyataan adalah dengan bersyukur, maka sudah sepantasnya kamu ajarkan hati untuk bersyukur dan bersyukur, walau begitu menyakitkan kenyataan yang ada.

Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Belajar Merelakan Itu Harus Dimulai Dengan Belajar Menerima Kenyataan"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.