Loading...

Lapangkan Hatimu, Karena Hati yang Lapang Tidak Akan Punya Ruang Untuk Dendam



Mengajarkan hati untuk terus ikhlas memang bukan sesuatu yang mudah, tetapi sadarlah suatu hal, bahwa dengan ikhlas tentu semua yang berat akan menjadi ringan, dan yang sulit akan menjadi mudah.
Ikhlaslah, sungguh hati yang senantiasa terbidik oleh rasa ikhlas maka tentu akan terasa lapang, dan bila telah lapang pastinya tidak akan lagi ada rasa dendam, walau begitu keji orang menyakiti kita.
Maka ajarkanlah hati untuk tetap ikhlas dalam kondisi apapun, terlebih bila kita disakiti.
Karena bersifat ikhlas saat disakiti adalah cara terbaik agar kita tidak mudah merasa sedih, tidak mudah amarah, tidak mudah membenci dan tidak mudah merasa dendam.
Jagalah hati untuk tidak amarah dan membenci, karena kedua sifat itu akan menghantarkan kita pada rasa dendam.
Dan bila rasa dendam yang bersemayam dihati, maka tentu untuk berlaku burukpun bukan sesuatu yang sulit bagimu.
Sulit? Sulit memang menahan amarah saat disakiti, tapi selagi kita mampu untuk belajar tentu semuanya akan mudah.
Rasa sakit yang tadinya pedih tidak akan terus bersemayam dihati, bila kita selalu sibukkan hati untuk belajar menahannya, belajar meredamnya, dan belajar mengikhlaskannya.
Iya, ikhlaskanlah apa-apa yang menjadikan kita sakit, agar kita tidak gampang membenci dan mendendam.
Karena datangnya kebencian dan rasa dendam dihati adalah karena tidak bisanya kita bersifat ikhlas dan sabar.
Dan maafkanlah dia yang telah menyakiti, jangan pedulikan seberapa banyak atau seberapa besar ia menyakiti kita.
Tetapi bidiklah hati kita untuk selalu ikhlas dan sabar, agar rasa perih itu tidak lagi mendayuh didalam hati.

Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Lapangkan Hatimu, Karena Hati yang Lapang Tidak Akan Punya Ruang Untuk Dendam"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.