Loading...

Tidak Usah Membalas Kejahatan Orang Lain Dengan Kejahatan yang Sama, Biarkan Allah yang Membalasnya


Jangan balas keburukan dengan keburukan yang sama, jangan balas kejahatan dengan kejahatan yang sama, jangan sampai kita terpancing emosi, biarkanlah keburukan dan kejahatannya menjadi urusan Allah.
Dan bila Allah yang mengurusnya, maka tentu pembalasan yang diberikan kepadanya akan lebih sempurna, lebih besar dari apa yang kita rasakan.
Maka ingatlah, dimanapun dan sampai kapanpun kendalikan hati dengan bijaksana dan penuh kesabaran. Meski sulit, belajarlah! Karena dengan terus belajar maka tentu semuanya akan menajdi mudah.
Jangan sampai ketika kita didzalimi, diperlakukan tidak adil dalam bentuk apappun, maka kita berbuat dzalim juga kepadanya, karena bila kita demikian maka sungguh kita telah sama dzalimnya dengan dia yang kita anggap dzalim.
Jangan sampai ketika kita dihina maupun diremehkan, maka kita berlaku hal yang sama, karena Allah sangat tidak menyukainya.
Dan ketika Allah sudah tidak menyukainya, maka jangan harap kebaikan, keberkahan, dan kasih sayangnya akan murah lagi terlimpah curahkan kepada kita.
Maka takutlah untuk dijauhi Allah, takutlah untuk tak mendapat kasih sayang Allah, takutlah apabila Allah mengabaikan kita, karena tanpa Allah kita tidak bisa apa-apa dalam menjalani hidup ini.
Dan tentang dia yang menurut kita telah berlaku buruk, biarlah dia bangga dengan perbuatannya. Tugas kita hanyalah terus bersabar, karena perlakuannya kepada kita telah Allah catat dengan sangat adil.
Jagalah hati untuk tidak ikut-ikutan dzalim, jagalah hati untuk tak membenci, dan jagalah hati untuk tak mendendaminya, karena tanpa kita balas pun maka Allah akan membalasnya.
Sebab Allah tidak akan pernah tinggal diam melihat kita di dzalimi, dan lagipula bila Allah yang membalasnya maka sungguh pembalasannya akan sempurna.
Cukupkan saja hati kita dengan sifat tenang, bersabar dan ikhlah rasa itulah yng harus kita bubuhi terus menerus dalam hati.
Mengapa? Karena disaat kita bersabar dan berikhlas hati, maka kebaikan demi kebaikan Allah berikan kepada kita.

Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Tidak Usah Membalas Kejahatan Orang Lain Dengan Kejahatan yang Sama, Biarkan Allah yang Membalasnya"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.