Loading...

Terungkap! Ini Akun Facebook Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Wajahnya Bengep Usai Diamuk Jamaah'

Terungkap! Ini Akun Facebook Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Wajahnya 'Bengep' Usai Diamuk Jamaah

Berita tentang Syekh Ali Jaber yang tengah berada di atas panggung untuk acara keagamaan di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, tiba-tiba ditusuk seorang pria tak dikenal menjadi viral.

Saat mau ditusuk, Syekh Ali Jaber langsung berdiri dan menghindar. Sementara pria penusuk tersebut menjauh.

Sebagian jamaah berdiri mendekat dan menghampiri ulama besar tersebut, sedangkan jamaah lainnya yang terlanjur marah langsung memburu pelaku.

Mereka berteriak, memukul, dan menendang pelaku bahkan ada seorang jamaah yang mengangkat kursi untuk dilempar ke pria asing tersebut.

Dari penusukan tersebut, Syekh Ali Jaber mendapat tusukan cukup dalam di lengan kanan.

Beruntung, luka tusuk tersebut tidak terlalu parah karena sempat menghindar.

Syekh Ali Jaber langsung dibawa ke rumah sakit untuk segera mendapat penanganan dari dokter, sedangkan pelaku diamankan oleh jamaah di lokasi.

Selama diamankan, pelaku dimintai keterangan sehingga diketahui identitasnya bernama Alfin Andrian berumur 24 tahun, lahir pada 1 April 1996.

Dia tinggal di di Jalan Tamin Gang Kemiri, Kelurahan Suka Jawa bersama orang tuanya.

Dari hasil keterangannya, ayahnya bernama M. Rudi berusia 46 tahun, lahir pada 5 Maret 1974.

Keadaan Alfin saat ini cukup memprihatinkan, terdapat beberapa luka 'bengep' di wajahnya hasil dari amukan jamaah.

Untuk saat ini, pelaku sudah dilaporkan ke polisi atas tindakan penusukannya tersebut.

Seketika berita penusukan ini menyebar, banyak warganet yang geram dengan aksi pelaku tersebut.

Mereka kemudian mencari akun Facebook pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Terungkap! Ini Akun Facebook Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Wajahnya Bengep Usai Diamuk Jamaah'"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.