Loading...

Setelah 7 Bulan ditutup, Masjidil Haram Kembali Dibuka untuk Umat Muslim Ibadah


Sebuah kabar bahagia menanti umat Muslim di dunia. Masjidil Haram telah dibuka kembali oleh pemerintah Arab Saudi sejak Minggu (18/10/2020) kemarin.

Dengan adanya kabar baik ini, jemaah dari luar negeri termasuk Indonesia sudah dapat kembali melakukan perjalanan ibadah di Tanah Suci. Bahkan pemerintah Arab Saudi telah menambah kuota jemaah menjadi 20.000, dengan total 60.000 jemaah termasuk di Masjidil Haram, melansir TribunTravel.com.

Ibadah haji dan umrah baru akan diizinkan lagi ke kapasitas penuh setelah pandemi Covid-19 selesai.

Namun tentu saja ada peraturan baru yang diterapkan di sana, sebagai tindakan pencegahan. Diantaranya wajib menggunakan masker dan tidak menyentuh Batu Hajar Aswad di Kabah.

Selain itu sensor suhu tubuh juga dipasang, dan Masjidil Haram harus disterilkan sebelum dan sesudah datangnya kelompok jemaah.

Sebelumnya, Masjidil Haram ditutup untuk jemaah umum sejak wabah virus corona melanda dunia. Tapi seiring dengan adanya pelonggaran aturan Covid-19, Masjidil Haram akhirnya kembali dibuka setelah ditutup selama tujuh bulan.

“Para warga sudah melaksanakan shalat Subuh di Masjidil Haram ini karena (pihak berwenang) mulai melaksanakan tahap kedua dari dimulainya kembali umrah secara bertahap,” lapor kantor berita pemerintah Saudi Press Agency.


Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Setelah 7 Bulan ditutup, Masjidil Haram Kembali Dibuka untuk Umat Muslim Ibadah"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.