Padahal Sudah Dijaga AS, China Tetap Akan Rebut Taiwan Menggunakan Kekerasan


Diintainya kapal induk China Liaoning di selat Taiwan oleh destroyer USS Mustin membuat Beijing berang.


China menganggap perbuatan Amerika Serikat (AS) itu ialah penghinaan bagi angkatan lautnya.


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wu Qian memprotes keras langkah AS di selat Taiwan yang ia nilai sebagai perusak kedamaian.


Untuk mempertegas dimana Taiwan adalah teritorinya, China baru-baru ini mengeluarkan statement bila separatis Taipei akan segera dibumihanguskan.


Bahkan China siap bila harus menghadapi kekuatan asing yang membekingi Taiwan agar tetap merdeka.


"China siap sedia menggerus keterlibatan asing di Taiwan," ujar Wu seperti dikutip zonajakarta.com dari Global Times, Sabtu 1 Mei 2021.


Setelah pernyataan ini, PLA Navy lantas mengerahkan kapal serbu amphibi Type 075 ke selat Taiwan.


Wu menjelaskan bila pihaknya siap menerima dengan tangan terbuka bila Taiwan ingin kembali bersatu dengan China.


Namun bila Taiwan kukuh dengan kemerdekaan maka kekerasan ialah jalan satu-satunya.


Selain kapal serbu amphibi China juga mengerahkan destroyer terbaru mereka Changzheng 18.


"Kami selalu siap sepenuhnya dengan reunifikasi damai, tapi jalan lain mencapai One China juga menjadi pertimbangan," ujar Wu.


Memang sepertinya konflin China-Taiwan akan segera meletus menuju bentrokan bersenjata.*


Subscribe to receive free email updates:

Loading...

0 Response to "Padahal Sudah Dijaga AS, China Tetap Akan Rebut Taiwan Menggunakan Kekerasan"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.